Setelah berumah tangga akan terlihat jelas semua keburukan yang selama ini disembunyikan oleh kedua belah pihak. Karena beberapa alasan, semua kekurangan dan keburukan pasangan jadi enggan untuk dibahas. Tentu karena yang ada saat itu hanya sesuatu yang  serba indah waktu pacaran. Boro-boro mau membuka aib pasangan, kadang jelas terlihat di depan mata saja masih dibilang kelebihan. 

Namun bersiap-siaplah nanti ketika kita sudah berumah tangga. Akan ada banyak hal keburukan dan kekurangan yang akan kita temui. Barangkali hal tersebut tidak akan membawa masalah jika suasana hati kita lagi nyaman. Namun ketika suasana hati lagi banyak masalah, maka yang terjadi adalah kebaikan dan kelebihan pasangan kita justru menambah kekurangan yang ada. Dan bisa ditebak yang terjadi adalah saling menyalahkan pasangan dan menonjolkan kebaikan masing-masing. Sekali lagi, hal yang dulu sewaktu masa pacaran dianggap angin lalu, maka semua itu akan menjadi masalah yang besar setelah menikah. Yang lebih parah lagi kalu berujung ke penyesalan berkepanjangan. 

Rasanya tak ada sebuah rumah tangga yang tidak pernah memiliki konflik. Sekalipun mereka yang dianggap memiliki kemampuan yang luar biasa untuk memendam emosi. Hanya tentu tinggal bagaimana cara seseorang meredam konflik yang terjadi dalam keluarga. Ada mereka yang kuat untuk tidak memperlihatkan konflik yang sedang mereka rasakan. Namun tak sedikit yang tidak kuasa untuk menyembunyikanya. Sehingga adanya konflik bisa diketahui oleh orang lain.

Ada banyak akibat dari konflik yang tidak terselesaikan. Akibat yang sederhana bisa hanya berupa putusnya komunikasi dalam beberapa waktu. Misalnya suami dan istri tidak saling bicara untuk beberapa jam atau hari, meskipun tetap tinggal di satu rumah . Sementara untuk resiko yang lebih buruk adalah tidak hanya putusnya komunikasi saja, melainkan bisa terjadinya pisah ranjang, pisah tempat tinggal hingga bercerai.

Next Page →