Bagi mereka yang sudah memiliki bayi pasti pernah merasakan kelebihan yang ada pada bayi. Khususnya masalah buruk yang akan menimpa bayi mereka. Misalnya saja bayi yang terjatuh dari ranjang, bayi yang jatuh dari kendaraan, maupun bayi yang tertimpa oleh sesuatu. Ajaibnya banyak diantara para bayi itu yang selamat tanpa adanya luka atau kecelakaan yang berarti. Padahal seandainya hal buruk itu dirasakan oleh mereka yang bukan bayi, bisa jadi mengakibatkan keadaan yang tentu akan berakibat fatal.

Sesungguhnya kejadian akan hal-hal yang kurang bisa diterima oleh akal sehat kita kerap terjadi pada bayi. Atau juga pada batita yang masih berumur dibawah tiga tahun. Dimana mereka belum mampu untuk menjaga dan menghindarkan diri mereka dari hal-hal yang akan menyebabkan kejadian buruk. Lihat saja, banyak bayi yang terjatuh dari rajang yang cukup tinggi. Dan itupun tidak cukup hanya sekali, bisa sampai berulang kali mereka mengalaminya. Namun memang ajaib bahwa para bayi itu hanya mengalami memar sedikit. Padahal tak jarang kepala mereka membentur ke semen ataupun lantai yang keras. 


Saya sendiri mengalami beberapa kali kejadian itu.  Hingga pertama kali saya mendapati anak saya yang masih baru bisa tengkurap jatuh dari ranjang, paniknya luar biasa. Karena selain tinggi, suara dari benturan kepalanya pun lumayan keras. Namun ajaib memang karena anak saya hanya memar sedikit. Tentu saya sangat bersyukur dan sedikit takjub. Dan ketika saya berbagi cerita dengan mereka yang memiliki bayi, maka ada penggalaman yang sama yang mereka alami. Hanya berbeda situasi dan kecelakaanya. Bahkan ada ponakan saya yang tertimpa lemari, yang menurut perhitungan akal akan mengalami kecelakaan parah. Namun si bayi hanya memar sedikit. Sunggguh hal yang sekali lagi tidak bisa diterima oleh akal.

Namun demikian bukan berarti keajaiban itu membuat kita ceroboh dalam menjaga bayi kita. Karena semua itu merupakan penjagaan yang Allah berikan melalui malaikatnya. Tentu kita harus percaya bahwa bayi adalah masa yang paling lemah. Sehingga orang tua saja masih belum mampu untuk memberikan penjagaan yang sempurna. Maka wajar kalau Allah memberikan penjagaan kepada bayi yang masih lemah sebagai bukti bahwa semua bayi terlahir dalam keadaan suci dan tak ada yang berhak untuk menyakitinya. Tak terkecuali manusia, syetan ataupun sebab-sebab yang lain. Akan tetapi penjagaan yang diberikan kepada bayi adalah hak Allah. Maka ketika ada bayi yang mengalami nasib yang buruk, seperti meninggal karena sakit, kecelakaan kendaraan atau penyebab lainnya maka itu adalah takdir mereka untuk mengalami keburukan itu. Tugas kita sebagai orang tua hanyalah memberikan perawatan dan penjagaan sebisa dan semaksimal yang kita mampu. Seandainya kita sudah maksimal, maka selebihnya kita serahkan kepada Allah swt.


Comments

No Responses to “Benarkah Bayi Mendapat Banyak Penjagaan Malaikat?”