Menjadi tukang sampah tentu bukan pilihan utama seseorang. Karena bergumul dengan sampah merupakan hal yang tidak dikehendaki. Apalagi kalau sampah yang ada sudah membusuk dan berbau. Tentu sangat tak sedap untuk mencium aromanya apalagi menyentuhnya. Untungnya ada mereka yang mau berprofesi sebagai pembersih sampah. Baik karena terpaksa maupun karena tugas yang menjadi kewajibannya.

Sayangnya kita suka menganggap remeh pekerjaan mereka. Bahkan memandang sebelah mata pada  pekerjaan yang mereka lakukan. Lihat saja, kita bahkan jarang berterimakasih kepada mereka. Apalagi memberi sesuatu yang yakin akan sangat berharga untuk mereka. Andai pun memberi tentu hanya uang wajib yang harus kita bayarkan setiap bulan sebagai uang kebersihan. Tak lebih dari itu. Padahal kita tahu hanya sedikit dari mereka yang berstatus sebagai pegawai negeri. Bahkan banyak yang tak punya peluang kerja kecuali menjadi tukang sampah. Maka memungut sampah menjadi pekerjaan terbaik untuk menghidupi keluarga miskin mereka. 

Next Page →